Jumat, 22 November 2013

Tentang Hijab Ini

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
Sebenernya ini bukan waktu yang tepat untuk nulis di blog ini, chatingan di fb atau yang lainnya, karena tugas sedang banyak - banyak nya . Tapi semenjak beberapa hari yang lalu, tepatnya rabu 20 november, untuk pertama kalinya ku lihat dia , mungkin pandangan ku agak aneh terlihat oleh dia, tapi ya, jujur ku akui aku kaget . Kaget dengan se sosok gadis cantik, yang sekarang nambah cantik.
dengan Jilbabnya syar'i, langkahnya yang santun, suaranya yang rendah, senyumnya yang menyejukkan :) itu dia sekarang, sosok yang berbeda saat kulihat disemester sebelumnya. Ku kenal dia dengan gayanya yg serba sesuka hatinya, tapi sekarang dia beda .
Terbesit rasa ingin tau kenapa bisa secepat itu dia berubah . Tapi itu bukan masalah , yang jadi masalah adalah diriku. Sudah hampir 4 tahun  ngikutin yang namanya MENTORING, HALAQOH, LIQO dan tarbiyah-tarbiyah yg sejenisnya .
Tapi apa ? Masi gini-gini aja . Untuk meyakinkan diriku aku mampu berhijab saja perlu waktu 4 tahun lamanya, belum lagi sifat keras ku ini yang masi terbawa-bawa sampe sekarang. Dan ditambah lagi dengan menghilangnya sosok "MURRABIYAH" yang selalu jadi panutan ku, sosok muslimah cerdas, gesit, penyayang, ramah, supel dan pastinya sholehah. Seperti kehilangan arah . ya ketika dia memutuskan untuk keluar dari "SITU". Kami pun ikut kena imbasnya.  Dan sampai pada akhirnya orang yang ku kira akan bertahan untukku dan mempertahankan diriku benar-benar mengakui bahwa Ia telah mengkhianatiku . Semua kejadian itu telah benar-benar membuka mata hati dan pikiran ku bahwa aku harus benar-benar mengeluarkan dia dari pikiranku, karena Allah sudah sangat cemburu.  Mungkin cara berfikirku yang terlalu kritis, sehingga sulit untuk mencerna semua itu. Murrabiyah baru pun hadir menggantikan, dengan segala kelembutan nya membuat aku sungkan meceritakan futurnya diriku saat itu. Semuanya makin semraut, sholat selalu di akhir waktu, tergerus jadwal kuliah, aku makin hilang kendali, hidup cuma sholat-sholat aja, puasa-puasa aja. Seperti boneka yang sedang dipermainkan  dipermainkan dunia.  Tapi alhamdulilah itu tidak terjadi lama karena aku sendiri risih dengan keadaan diriku yang seperti itu. Memanga Allah Maha Tau. Dihari itu murrabiyah ku menuntun langkahku menuju rumah murabbiyah lamaku, disitu kuceritakan semua yang kurasakan . Memang sosok dirinya masi sama seperti dulu, menuntun kami menuju ridhonya. Singkatnya Aku sekarang dengan Murrabiyah baru , "Liqo' dikampus merupakan jawaban dari akhir semua keringnya iman ku" .
Tapi aku iri sama gadis itu, dia tak perlu watu lama untuk meyakinkan dirnya untuk benar-benar mengkaffahkan Islamnya . Ingin sekali menyapanya, bercerita, tentang semua apa yang dia rasakan, mungkin aku bisa curi ilmu itu darinya.  Aku cuma mau bilang :) Ukhti Uhibbukifillah :) Keep istiqomah . Aku Kagum padamu ^^
Tulisan ku ini memang agak gak penting, maklum amatiran, tapi terimakasih sudah meluangkan waktu untuk mengunjungi blog saya :)
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar